Dengan memegang teguh Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja), faham keislaman moderat, Indonesia tak akan bisa terpecah seperti yang terjadi di negara-negara lain. salah satu caranya adalah menggalakkan ger
Selain di Cilegon, para peserta kirab juga menyempatkan datang ke Kabupaten Serang untuk melakukan kegiatan Membaca Kitab Suci di Gor Maulana Yusuf, ALun-Alun Serang, Selasa (21/11/2017) sore yang dii
Even lima tahunan itu merupakan forum tertinggi dalam kepengurusan DMI yang diikuti oleh seluruh pimpinan pusat, pimpinan wiilayah, dan pimpinan daerah sehingga berhak untuk menentukan kepengurusan da
Hal ini ia kemukakan ketika memberikan sambutan dan pengarahan dalam kegiatan Training of Trainer (ToT) Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang bertajuk Pemimpin Agama dan Perubahan Gerakan Revolus
Setelah melakukan kegiatan Membaca Kitab Suci di Pendopo Kantor Bupati Ogan Ilir, peserta Kirab Pemuda Nusantara (KPN)Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), menyapa ratusan santri Pondok Pesantr
Sarungan adalah budaya santri yang sudah menusantara. Bersarung itu tetap bisa aktif, kekinian dalam melakukan aktivitas apapun, termasuk jalan sehat dan olahraga.
Data dari Civil Society Against Violent Extremism (C-SAVE), koalisi organisasi masyarakat sipil Indonesia menyampaikan, anak-anak rentan menjadi korban indoktrinasi paham radikal, salah satunya karena
Sebagai bentuk dukungan atas perubahan Perppu organisasi kemasyarakatan (Ormas) menjadi UU Ormas, ribuan santri membubuhkan tanda tangannya di bentangan kain putih.
Pesantren dan kitab kuning ibarat dua sisi mata uang. Keduanya tidak bisa dipisahkan. Sejak dulu, jebolan pesantren dapat dipastikan mampu menguasai baca kitab gundul itu.
Budayawan yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibien Rembang KH A Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus mengajak para ulama dan pemimpin Indonesia berpedoman kepada Alquran dan menelada