Foto : Ade Armando. (ist)

Kasus `Allah Bukan Orang Arab`, Ade Armando Tak Mau Minta Maaf

Ind | Rabu , 25 Januari 2017 - 19:52 WIB

Publicapos.com- Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Fisip UI), Ade Armando ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Yang bersangkutan dijerat Undang-Undang ITE," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombespoli Argo Yuwono di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Argo mengungkapkan, proses penyidikan Ade Armando didasarkan dari laporan seorang warga bernama Johan Khan karena cuitan Ade di media sosial. Menurut Argo, Ade menuliskan "Allah kan bukan orang Arab. Tentu Allah senang kalau ayat-ayat-Nya dibaca dengan gaya Minang, Ambon, China, Hiphop, Blues."

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun Ade tidak bakal mau minta maaf. "Saya tidak merasa bersalah dan harus minta maaf pada siapa pun. Saya juga menduga bahwa kasus ini ditindaklanjuti saat ini, setelah dua tahun, karena adanya desakan pihak yg mengadukan saya dua tahun lalu," ujar Ade, Rabu, 25 Januari 2017.

Menurut Ade, meski tidak mau minta maaf, dia tetap menghormati proses hukum yang telah berjalan di Polda Metro jaya. "Saya tentu menghormati proses hukum, tetapi saya tetap heran mengapa kata-kata saya bahwa 'Tuhan Bukan orang Arab', dianggap layak dianggap sebagai penodaan agama," katanya.

Menurutnya, pernyataan itu secara tegas menunjukkan Tuhan sama sekali tidak bisa disamakan dengan manusia, termasuk manusia dari Arab.
"Karena Tuhan Maha Besar, Maha Pengasih, maka Dia pasti tidak keberatan kalau ayat-ayat Alquran dibaca dengan cara beragam sesuai kebudayaan kita masing-masing dan tidak hanya dengan satu langgam saja," ujarnya.

Ia pun menduga ada pihak tertentu itu sengaja mendesak polisi karena sikap politiknya yang kritis terhadap gerakan-gerakan yang berusaha memecah belah bangsa dengan menggunakan alasan agama dan ras.

"Orang yang mengadukan saya ini bekerja di sebuah perusahaan yang bisa Anda pelajari siapa pemiliknya dan apa hubungannya dengan gerakan-gerakan Politik saat ini," katanya, seperti dilansir Viva.com.


Aman Abdurrahman Dijatuhi Vonis Hukuman Mati

Mantan Bendum Demokrat Terima Remisi Lebaran

SP3 Percakapan Porno, Pengacara Rizieq Sebut Kado Terindah Lebaran

Kasus Penusukan Anggota TNI, Tiga Oknum Anggota Brimob Jadi Tersangka