Foto : Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (istimewa)

Nila-nilai Demokrasi Pancasila Tidak Diterapkan, Perilaku Korupsi Marak

Ind/ant | Minggu , 01 Oktober 2017 - 08:06 WIB

Publicapos.com- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menilai perilaku korupsi di Indonesia marak karena tidak diterapkannya nilai-nilai demokrasi Pancasila, di mana kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat.

Untuk itu, ia mengajak generasi muda melawan praktik korupsi dan politik uang yang nyata merusak demokrasi. "Ada banyak hal yang harus diperbaiki dalam demokrasi di Indonesia. Saya mengajak generasi muda termasuk Pemuda Al Wasliyah untuk peduli melawan korupsi," kata Zulkifli di Gedung Joang, Menteng, Jakarta, Sabtu (30/9/2017) kemarin.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), mengungkap persoalan tersebut saat menyampaikan materi Sosialisasi Empat Pilar di hadapan ratusan anggota PP Gerakan Pemuda Al Wasliyah. Pada kesempatan tersebut Zulkili juga menyinggung soal operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan korupsi.

"Dalam dua pekan terakhir, ada empat wali kota dan dua bupati yang ditangkap KPK dalam OTT. Sebelumnya juga ada juga gubernur. Kalau mau dirunut ke belakang masih banyak lagi. Apa yang sebenarnya terjadi?" katanya.

Dikatakannya, kalau semua kepala daerah pada proses pencalonan niatnya untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat, kata dia, maka tidak ada kepala daerah yang terkena OTT KPK. "Persoalan praktik korupsi berawal dari uang yang menjadi landasan utama dalam memperoleh kekuasaan dan jabatan," katanya.

Ia menegaskan, jika kekuatan uang yang menjadi faktor utama dan menentukan seseorang untuk menduduki jabatan dan berkuasa maka kedaulatan rakyat akan dinafikan berganti dengan kepentingan pribadi atau golongan.


Defisit Anggaran BPJS Kesehatan Dapat Mengganggu Program JKN

Syaifullah Tamliha Ungkap Alasan Pengunduran Dirinya dari Bacaleg DPD RI

Abdul Qadir Amir Hartono : Empat Pilar Kebangsaan Harus Tetap Digaungkan

Gelar 4 Pilar, Rambe Apresiasi Masyarakat Tetap Rukun Pasca Pilkada