Foto : Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi

Momentum Gemilang 3 Tahun Kemenpora: Reformasi Sepakbola dan Emas di Olimpiade

rhr | Selasa , 24 Oktober 2017 - 11:32 WIB

Publicapos.com - Dalam tiga tahun berjalannya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mengukir banyak prestasi gemilang, di antaranya yang paling menonjol adalah perolehan emas di Olimpiade 2016 dan reformasi sepakbola nasional.

Demikian penjelasan Menpora, Imam Nahrawi, dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) dengan tema “Pemberdayaan dan Keberpihakan untuk Mengatasi Ketimpangan” di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Senin (23/10/2017).

“Salah satu prestasi tertinggi dunia olahraga Indonesia terjadi ketika Tantoei Ahmad/Liliyana Natsir merebut medali emas di Olimpiade 2016. Itu mengakhiri puasa emas yang sudah berlangsung delapan tahun,” kata Menpora.

Dalam ranah reformasi sepakbola, kata Menpora, salah satu prestasi yang dilakukan ialah penyusunan blue print tata kelola sepakbola Indonesia, termasuk pemetaan langkah-langkah strategis yang dilakukan dalam 25 tahun ke depan.

“Jika ingin berbicara di kancah internasional, harus ada dibuat seperti apa langkah strategis yang harus dilakukan Indonesia dalam 25 tahun ke depan,” jelasnya.

Seiring dengan itu, jelasnya, diambil langkah tegas pada PSSI dan klub-klub yang membandel dalam urusan tata kelola. Seperti, kepemilikan NPWP atau legalitas hukum yang jelas.

“Memang ketegasan Kemenpora itu sempat membuat banyak stakeholder yang kaget dan kemudian gaduh, terutama ketika FIFA memberikan sanksi pembekuan. Hanya saja, dengan paksaan itulah, klub-klub mulai berubah dan memperhatikan aspek hukum yang biasanya diabaikan,” ujarnya.

Buah dari pembekuan itu adalah pergantian di struktur PSSI dengan banyak wajah baru yang mengisi. Selain itu, kompetisi teratas yaitu Liga 1 juga semakin professional dan dilirik banyak sponsor.

“PSSI juga mulai menggulirkan wacana pembinaan usia dini yang semula diabaikan oleh pengurus-pengurus generasi sebelumnya,” katanya. (rhr)


Bapindra: Selamat Kepada Isola UPI Sebagai Pemenang Kejurnas Kartini Cup 2018

Cerita Menarik Lalu Muhammad Zohri, Dari Insiden Bendera Hingga Makanan Sebelum Bertanding

Menang Tos-tosan Atas Denmark, Kroasia Tantang Rusia di Perempat Final

Jerman dan Cerita Kutukan Juara Bertahan yang Tersingkir di Fase Grup