Foto : Ilustrasi

Rupiah Senin Pagi Menguat ke Rp13.564

Antara | Senin , 30 Oktober 2017 - 11:14 WIB

Publicapos.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi, bergerak menguat sebesar 46 poin menjadi Rp13.564 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.610 per dolar Amerika Serikat (AS).
 
Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin mengatakan bahwa sentimen positif dari dalam negeri mengenai komitmen pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu faktor yang menggairahkan pasar keuangan.
 
"Rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar AS di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, pelaku pasar optimistis ekonomi nasional akan tumbuh," katanya.
 
Ia menambahkan bahwa kebijakan Bank Indonesia yang membuka transaksi swap lindung dalam mata uang euro (EUR) juga turut menjadi salah stau faktor positif bagi rupiah. Penambahan jenis valuta asing dalam transaksi itu mendorong semakin beragamnya sumber pembiayaan untuk kegiatan ekonomi nasional.
 
Kendati demikian, lanjut dia, pergerakan rupiah masih dibayangi oleh sentimen eksternal, terutama potensi kenaikan suku bnga acuan Amerka Serikat (Fed Fund Rate) pada akhir tahun ini, serta pengganti Janet Yellen sebagai Gubernur The Fed yang diekspektasikan memiliki profil "hawkish".
 
"Dolar AS juga masih didukung oleh kebijakan reformasi pajak Presiden AS Donald Trump," katanya.
 
Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih menambahkan bahwa pada 31 Oktober sampai dengan 1 November 2017, The Fed akan melakukan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).
 
"The Fed telah mensinyalkan kenaikan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang. Kemungkinan pada pertemuan The Fed itu akan kembali mengkonfirmasi rencana kenaikan suku bunganya dan pengurangan neraca lebih rinci," katanya.


Masih Punya Uang Kertas Tahun Emisi 1998? Segera Tukar Sebelum 30 Desember 2018

Di Pundak Perry Warjiyo Berharap Kurs Mata Uang Garuda Kembali Perkasa

Perdagangan Awal Pekan, Rupiah Dibuka Melemah 25 Poin

Rupiah Tembus Level Psikologis Rp14.000, Misbakhun Minta Gubernur BI Pulang