Foto : Kondisi hujan yang menyebabkan genangan air di beberapa jalan

Sumut Berpotensi Banjir, BMKG: Rendahnya Suhu Akibatkan Hujan Lebat

rhr | Senin , 04 Desember 2017 - 14:52 WIB

Publicapos.com - Berdasarkan data pengamatan curah hujan di beberapa stasiun Badan Metereologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) di Medan diketahui wilayah Kota Medan dan Tebing Tinggi potensi bencana dalam beberapa hari kedepan masih mungkin terjadi.
 
Kepala Balai Besar MKG Wilayah 1 Edison Kurniawan, mengatakan, pihaknya mencatat curah hujan maksimum terjadi pada minggu ini di antaranya di Sampali sebesar 135 mm, Medan Tuntungan (65 mm) Simpang Pos Ngumban Surbakti (55 mm) dan Tebing Tinggi (62.5 mm).
 
Untuk itu, mengacu pada analisa pola angin pada 1 Desember 2017 pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa kejadian banjir yang terjadi, lebih disebabkan adanya sel tekanan rendah di atas perairan Aceh sehingga mengakibatkan munculnya belokan angin di wilayah Sumatera Utara, yang menyebabkan adanya pertumbuhan awan di wilayah tersebut.
 
"Rendahnya suhu puncak awan sangat berpotensi mengakibatkan hujan dengan intensitas lebat," jelasnya, Minggu (03/12/2017).
 
Sementara untuk kondisi Suhu Permukaan Laut di wilayah pantai  barat Sumatera dan Selat Malaka relatif cukup hangat berkisar antara 30 sampai dengan 31 oC.

Hal ini mengakibatkan potensi penguapan (suplai uap air) di Pantai Barat Sumatera dan Selat Malaka cukup tinggi. Kondisi ini mengakibatkan awan awan hujan berpotensi tumbuh di wilayah pantai timur dan barat Sumatera.
 
"Terkait dengan kondisi tersebut BMKG Medan juga telah menyampaikan peringatan dini cuaca yang menyebutkan wilayah Sumatera Utara dan Aceh sangat berpotensi untuk terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi disertai kliat/petir pada pukul 06.00 sd 20.00 WIB," terangnya.
 
Karenanya, dalam beberapa hari ke depan tutur Edison, diperkirakan pola cuaca masih berpotensi terjadinya pertumbuhan awan-awan konvektif yang menyebabkan terjadinya hujan, sehingga masih perlu diwaspadai akan terjadinya banjir, tanah longsor dan gelombang tinggi di wilayah kabupaten/kota dan perairan di Provinsi Sumatera Utara.


Gubsu Lantik Hj. Sabrina Jadi Sekda Sumut Gantikan Hasban Ritonga

KMSU Jakarta Minta Cagub dan Cawagub Sumut Berkompetisi Secara Sehat

Undang 48 Dubes, Gubsu Perkenalkan Pariwisata Berbasis Geopark