Foto : Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Madina, Muhammad Idris Harahap

Marak Tambang Emas Liar di Madina, Pemuda Muhammadiyah: Butuh Penertiban yang Serius

rhr | Jumat , 09 Februari 2018 - 11:32 WIB

Publicapos.com - Maraknya para penambang emas ilegal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, di beberapa daerah kian hari semakin meresahkan masyarakat karena rusaknya ekosistem alam dan lingkungan.

Seperti yang beroperasi di Desa Huta Bargot, Desa Naga Juang, Kecamatan Batang Natal, yang mengancam punahnya kekayaan flora dan hayati yang ada di hutan, khususnya di Taman Nasional Batang Gadis (TNBG).

Demikian penjelasan Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah Madina, Muhammad Idris Harahap, di Panyabungan, Kamis (8/2/20118). Ia menegaskan, pada persoalan ini, perlu adanya penertiban yang serius bukan sifatnya tebang pilih.

"Sebenarnya ini semua tergantung yang berwewenang terkait pertambang liar di Madina dan perlu serius," kata Idris.

Ia munuturkan, pembinaan dan sosialisasi baik dari pemerintah maupun pihak swasta sudah sering dilakukan terhadap petambang emas di Madina dan pelaku penambang ilegal juga paham akan dampak negatif yang pada akhirnya menyengsarakan masyarakat.

"Kekecewaan terhadap stakeholder di Madina dan penegak hukum yang dinilai tutup mata terhadap aktifitas tambang ilegal tersebut. Padahal sudah rahasia umum tambang ilegel di Madina sudah banyak menelan korban jiwa," ujarnya.

Kemudian ia berharap, instansi yang terkait, seperti Pemerintah daerah baik dia dari Bidang Lingkungan hidup dan Dinas Kesehatan terutama pihak Kepolisian, akan ada tindakan tegas terhadap petambang.

"Saya harap jangan ada yang pura-pura tidak tahu terkait permaslahan ini, sebab ini sudah rahasia umum, ada informasi dari masyarakat, diduga ada keterlibatan penegak hukum dalam pelaksanaan kegiatan," bebernya. (rhr)


Gelar Dialog dan Bukber, GPL Evaluasi Kepemimpinan Kapolres Labuhanbatu

Musyawarah IKAWANGI Menetapkan Bambang Sugiyono sebagai Ketua secara Aklamasi

Kamawangi Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pengukuhan Presidium Baru