Foto : Istimewa

Tingkatkan Kesadaran Publikasi Karya Ilmiah, IMMH-UI Gelar Klinik Penulisan

kis | Senin , 12 Maret 2018 - 15:01 WIB

Publicapos.com – Ikatan Mahasiswa Magister Hukum Universitas Indonesia (IMMH UI) membuat terobosan baru dalam bidang riset dengan target menembus jurnal nasional atau prosiding internasisonal bertajuk “Road To be An Excellent Reseacrher” di Ruang Budi Harsono, Fakultas Hukum (FH) UI Depok, Jumat (9/2/2018). 
 
Upaya tersebut dilakukan sebab adanya syarat publikasi karya ilmiah di Universitas Indonesia (UI) pasal 20 Peraturan Rektor  UI No.15 tahun 2016, yang menegaskan  syarat kelulusan adalah menghasilkan 1 makalah terkait hasil riset sebagai penulis utama yang diterima untuk diterbitkan di jurnal nasional atau prosiding internasional. 
 
Prof. Topo Santoso, S.H. MH, pembicara pertama menyampaikan, tesis atau disertasi adalah dokumen yang diajukan untuk mendukung pencalonan gelar akademis  di tingkat pasca sarjana baik master atau doktor di tingkat Universitas termasuk di FH UI. Oleh karenanya  dalam menyajikan penelitian dan temuan penulis, diharapkan dapat menulis dengan  sistemastis dan jelas sertai susuai panduan penulisan yang sudah ditetapkan masing-masing universitas. 
 
“Bayangkan Tesismu itu menjadi Master Peace atau Landmark dalam kehidupanmu. Apalagi apabila hasilnya menjadi buku. Tentu akan mengangkat namamu dalam dunia akademik,” kata Topo Santos yang pernah menjabat Dekan FH periode 2013-2017 dalam memotivasi menulis.
 
Kemudian Edita Elda, S.H, M.H pembicara kedua menegaskan, mengerjakan tesis, disertasi bahkan tugas perkuliahan bisa memiliki manfaat yang lebih besar, jika peserta aktif  dalam mempublikasikan karyanya di ajang konferensi internasional dan jurnal. “Saya semakin produktif apalagi adanya  program  hibah PITTA UI bersama dosen pembimbingnya Prof. Topo dari jenjang S2 hingga saat ini menjalani S3” kata Edita yang kini melanjutkan studi doktoral di FH UI.
 
Sementara itu di sesi terakhir, Dr. Arie Afriansyah, S.H, LLM mengungkapkan, kewajiban dan persyaratan kelulusan dalam publikasi menjadi beban bagi mahasiswa pascasarjana sejak 2016. Namun,  sebenarnya kewajiban mahasiswa pascasarjana itu  sudah ada  sejak lama, yaitu adanya Aturan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) 152/E/T/2012 yang menyatakan rendahnya jumlah karya ilmiah perguruan tinggi di Indonesia dibandingkan negara lain, sehingga Dikti mewajibkan syarat kelulusan berupa jurnal nasional terakreditasi Dikti dan Jurnal Internasional. 
 
“Saya mengajak mahasiswa pascasarjana UI, tidak menjadikan beban syarat publikasi tersebut. Apalagi  FH UI telah memiliki dua Jurnal yang sudah terakreditasi Dikti dan akan di Indeks Scopus. Selain itu adanya kemudahan  Jurnal Magistraat dan Notary yang akan mereview dan menerbitkan jurnal sivitas FH UI,” jelas kata ketua Asosiasi Jurnal Hukum Se-Indonesia tersebut
 
Dewi Nurhalimah selaku mahasiswa Magister Kenegaraan FH UI, mengaku bangga dapat hadir  dalam acara penting ini sebagai peserta. “Materi acara sangat berbobot dan di isi oleh pemateri yang luar biasa. Pengetahuan ini membuat saya untuk lebih mempersiapkan tesis dan jurnal dan lebih dari hanya syarat kelulusan saja,” Kata Mahasiswi  yang masih semester dua itu.
 
Sementara itu, Zainatul Ilmiyah Ketua Panitia, menyampaikan Workshop ini terdiri dari 3 topik yang saling berkaitan dalam tugas akhir, yaitu tentang  penulisan tesis dan disertasi, Jurnal Nasional dan internasional serta Sharing Program Hibah Publikasi Internasional Terindeks Tugas Akhir (PITTA) oleh mahasiswa yang telah menjadi Penerimanya.
 
Acara workshop itu dihadiri 87 orang peserta. Terdiri dari mahasiswa magister dan doktoral di FH UI, juga dari universitas lain serta beberapa instansi pemerintah seperti BAPETEN, BPPT, BULOG, LPS, dan KEMENKES. Adapun Pemateri dalam acara ini terdiri dari Prof. Topo Santoso, S.H, MH., Edita Elda, S.H., MH dan Dr. Arie Afriansyah, S.H. LLM.
 


Soal Kehadiran Riza Chalid di Kuliah Umum NasDem, Begini Kata Jaksa Agung

Sakit Infeksi Ginjal, Sejumlah Tokoh Jenguk SBY di RSPAD

Dampak Pengerjaan Tol Elevated, Tiga Lajur Tol Jakarta-Cikampek Ditutup

Pemilu Budaya Politik dan Integrasi Nasional