Foto : Mahasiswa UMM penulis novel EL Hidayatul Fajriyah (Luluk HF) dan dua pemeran utama Film EL, Achmad Megantara dan Aurelie Moeremans interaktif menyapa mahasiswa pada soft lounching Film EL di Aula GKB 4 Lantai 9 UMM, Sabtu (7/4)

Pemeran Film EL Mengaku Ketagihan Perankan Novel Karya Mahasiswa UMM

kis | Sabtu , 07 April 2018 - 18:26 WIB

Publicapos.com - Film layar lebar produksi Multivision Plus yang diangkat dari novel EL besutan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Hidayatul Fajriyah (Luluk HF) bakal segera tayang pada 9 Mei 2018.
 
Hal itu disampaikan saat menggelar soft lounching di Aula GKB 4 Lantai 9 UMM. Pada kesempatan itu pula selain penulis, hadir dua pemeran utama film EL, Achmad Megantara dan Aurelie Moeremans.
 
Dikemas meriah dan interaktif, pada acara tersebut mahasiswa UMM dan masyarakat umum dapat berinteraksi, berbagi pengalaman dan berdiskusi secara langsung dengan penulis  novel EL serta dua pemeran utama film tersebut. 
 
Menceritakan perjalanan karyanya, Luluk HF mengaku diangkatnya novel EL ke layar lebar menjadi satu hal yang sangat ia syukuri.
 
“Menjadi diri saya yang saat ini, saya lihat merupakan sebuah anugerah,” ungkap gadis kelahiran Lamongan tersebut.
 
Pada kesempatan yang sama, turut hadir pula orang tua Luluk  HF,  Aji Zainal Abidin. Zainal mengaku sangat bangga dengan pencapaian putrinya. Meski demikian ia mengingatkan agar Luluk tidak melupakan studinya.
 
“Sangat bangga dengan yang sudah dicapai oleh anak saya, tapi harus tetap ingat untuk segera menyelesaikan pendidikannya,”tegasnya.
 
Kegiatan yang terlaksana dalam rangkaian acara Malang Film Festival UMM (MAFI Fest UMM 2018) ini menyedot kurang lebih 450 peserta dari dalam dan luar UMM. Kehadiran dua pemeran utama dalam kegiatan ini menjadi magnet tersendiri. Aurelie dan Megan mengaku sangat senang hadir di UMM karena banyak mahasiswa yang aktif turut serta dalam diskusi tentang perfilman. 
 
“Saya senang bisa datang kesini, banyak calon-calon penulis novel yang siap untuk saya perankan lagi,” ujar Megan.
 
Menceritakan pengalamannya memerankan tokoh Mario, Megan mengaku dirinya cukup kesulitan. Mario diceritakan memiliki karakter yang dingin dan kaku seperti kulkas, sementara ia berkepribadian sebaliknya. Megan pun mengapresiasi uniknya jalan cerita dan kuatnya karakter yang diciptakan Luluk.
 
"Novel ini benar-benar luar biasa dalam menggambarkan karakter seseorang. Saya rasa saya memiliki kepribadian yang cair dan itu jauh berbeda dengan karakter Mario, tapi saya sangat kagum dengan penggambaran karakter pada novel ini,” jelas pemeran Mas Boy pada serial TV Catatan Si Boy ini.
 
Sementara itu, Aurelie mengaku membaca novel karya Luluk merupakan novel yang membuatnya ketagihan dengan karya novel. Ia bahkan hanya membutuhkan waktu empat jam untuk menyelesaikan novel yang menurutnya memiliki jalan cerita berbeda dan unik.
 
“Aku sebelumnya gak terlalu suka baca novel, tapi waktu dapat novel ini empat jam selesai karena novel ini punya alur cerita yang unik,” jelas gadis kelahiran Belgia ini.
 
Agenda soft launching ini merupakan hasil kerjasama antara Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Studi Sinematografi Universitas Muhammadiyah Malang (KINE Klub UMM) dengan rumah produksi film Multivision Productions (MVP Indonesia). Selain kegiatan talk show dan berdiskusi tentang kepenulisan novel, juga diadakan peluncuran official trailer film EL yang dapat disaksikan di bioskop mulai 9 Mei 2018. (Humas UMM)


Walikota Tangsel Buka Kegiatan Bazar Ramadan di Serpong

Gelar Konpres, HIMLAB: Tangkap dan Penjarakan Bupati Labusel dan Bupati Labura

Peduli Kepada Masyarakat, DPD KNPI Labusel Gelar Safari Ramadhan

Pansus LKPj Walikota Hasilkan 10 Rekomendasi