Foto : Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamarudin Amin. (istimewa)

Sambut Revolusi Industri 4.0, Kemenag Dorong Program Madrasah Goes To Digital

Ind | Senin , 09 April 2018 - 14:45 WIB

Publicapos.com - Kementerian Agama Republik Indonesia tengah mendorong program pembelajaran berbasis digital di kalangan pelajar madrasah dalam rangka menghadapi era revolusi industri 4.0.

Hal tersebut diunkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Kamarudin Amin usai membuka jalannya Ujian Sekolah Berstandar Nasional di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Tahun ini kita masuk pada era revolusi industri yang ditandai dengan pesatnya perkembangan bisnis e-commerce nasional," kata Kamarudin Amin, Senin (9/4/2018).

Menurut dia, tantangan tersebut perlu dihadapai pihaknya dalam mempersiapkan tenaga kerja profesional berlatar belakang pendidikan madrasah yang peka pada perkembangan teknologi digital.

"Sistem pembelajaran digital sangat penting, kita tengah mendorong program Madrasah Goes To Digital. Sebab era revolusi industri saat ini memiliki kekhasan kebutuhan pekerja yang berkemampuan digital," katanya.

Untuk itu, pihaknya tengah mendorong madrasah menyongsong era revolusi industri dengan sistem belajar digital. "Saat ini sudah 93 persen secara nasional siswa madrasah yang sudah 'melek' teknologi informasi sebab kurikulum pendidikannya pun sudah disesuaikan," katanya.

Pihaknya pun tengah berupaya merealisasikan dukungan tersebut dengan menyempurnakan kurikulum pembelajaran yang sejalan dengan kebutuhan penyerapan tenaga kerja berkemampuan digital.

"Saat ini produksi ekonomi kita sudah tersambung internet. Lembaga pendidikan harus siapkan diri dalam menyesuaikan antara kebutuhan pasar dan industri," katanya.

Seluruh lembaga pendidikan madrasah dituntut memiliki literasi digital secara memadai. "Literasi digital ini yang menjadi salah satu fokus dan perhatian kita ke depan," katanya.


Direktur Arskal Salim: Bantuan Sarpras Harus Dukung Akreditasi PTKIS

Kamarudin Amin: Madin Harus Respon Kebutuhan Generasi Millennial

Rekrutmen CPNS 2018-2024 Diprioritaskan untuk Jabatan Teknis dan Spesialis

Jangan Diselesaikan Secara Adat, Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Harus Lewat Jalur Hukum