Foto : Supriyanto, pelaku pembunuhan terhadap Hunaedi, pensiunan TNI AL ditangkap. (istimewa)

Pembunuh Pensiunan TNI AL di Pondok Labu Ditangkap

Ind | Jumat , 13 April 2018 - 08:18 WIB

Publicapos.com - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap Supriyanto (20), pelaku pembunuhan terhadap Hunaedi, pensiunan TNI Angkatan Laut. Supriyanto ditangkap setelah tato pada salah satu bagian tubuhnya dikenali polisi.

Supriyanto memiliki tato di kedua lengannya. Tato itu bergambar tribal. Dalam rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di lokasi, ciri-ciri khusus itu tertangkap kamera. Ciri-ciri khas itu membuat Supriyanto jadi mudah dikenali.

"Tim melihat seseorang dengan ciri khusus tato pada lengannya, ciri itu sudah teridentifikasi. Seketika itu juga diamankan karena kecurigaan, ada kaitannya dengan pembunuhan Pondok Labu," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Kamis (12/4/2018) kemarin.

Saat ditangkap pada Kamis 12 April 2018 dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB, pelaku hendak ikut tawuran. Namun, sebelum tawuran terjadi Supriyanto lebih dulu diamankan lantaran ciri khasnya tadi. Polisi kemudian menginterogasi dan Supriyanto mengakuinya.

Saat ditangkap, dia juga membawa pisau yang dipakai untuk membunuh Hunaedi. Pisau disembunyikan tak jauh dari lokasi kejadian di mana ia akan melakukan tawuran. "Pisau dibawa saat pelaku diamankan," kata Indra.

Aksi pembunuhan itu berawal ketika Hunaedi sedang mengaji di ruang tengah rumahnya di Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis, RT 7, RW 6, Nomor 18, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis 5 April lalu.

Tiba-tiba, korban mendengar ada suara ketukan pintu yang berasal dari luar rumahnya. Saat korban membukakan pintu, tamu misterius itu langsung menyerang hingga korban tersungkur di lantai.

Sopiah pun sempat melihat suaminya bergumul dengan pelaku sebelum melarikan diri. Hunaedi meregang nyawa karena mengalami dua luka tusuk di bagian dada kiri dan satu luka di lengan kiri.


Soal Buaya di Pondok Dayung Tanjung, Pengelola Ancol Minta Masyarakat Tak Khawatir

Jurnalis Bogor Gelar Aksi Tolak Intimidasi Terhadap Media

Cerita Viral Alif, Bocah yang Hanya Makan Nasi dan Garam Saat Sahur

Masih di Bawah Umur, Bagaimana Status Hukum Pembacok Begal Motor di Bekasi?