Foto : Duel dua tim dengan tipikal petarung akan tersaji saat Liverpool menjamu AS Roma. (@ChampionsLeague)

Liverpool Vs AS Roma: Duel Dua Tim Petarung!

Ind | Selasa , 24 April 2018 - 08:45 WIB

Publicapos.com - Liverpool akan bentrok dengan AS Roma di Stadion Anfield, Rabu (25/4/2018) dini hari WIB, pada laga leg pertama babak semifinal Liga Champions.

AS Roma mencapai babak empat lewat perjalanan fantastis. Kalah 1-4 ketika bertandang ke Stadion Camp Nou di leg pertama babak perempat final, anak asuh Eusebio Di Francesco secara heroik meraih kemenangan 3-0 di Stadion Olimpico pada leg kedua. Skor 4-4 membuat `Il Gialorossi` menyingkirkan Barca dengan keunggulan agresivitas gol tandang.

Il Capitano, Daniele De Rossi meyakini timnya tidak akan gentar menghadapi Liverpool di Anfield. Baginya, meski Roma lebih tidak diunggulkan, akan selalu ada peluang memenangi laga. "Di babak semifinal, semua tim, Liverpool, Bayern, Real Madrid, adalah tim yang hebat dan luar biasa," kata De Rossi, dikutip laman resmi klub.

"Liverpool telah memberi bukti dengan menyingkirkan favorit, Manchester City. Kami menghormati Liverpool, tentu saja. Tapi kami juga melakukan hal yang sama dengan menyisihkan Barcelona. Kami juga punya peluang di babak ini (semifinal)," katanya.

Berbeda dengan sang kapten, gelandang Radja Nainggolan justru punya penilaian khusus kepada bakal calon lawannya. Menurut Nainggolan, baik Roma maupun Liverpool punya karakteristik yang hampir sama.

"Dua tim ini sama-sama bertipe petarung. Saya tak suka dengan undian ini, karena menurut saya Liverpool adalah lawan paling berat di antara ketiga semifinalis lainnya," kata Nainggolan seperti dikutip Football Italia.

"Bukannya Real Madrid atau Bayern kalah kualitas, tapi mereka (Liverpool) adalah pekerja keras dan tanpa beban. Real dan Bayern mungkin meremehkan Roma, tapi Liverpool adalah petarung, mirip dengan kami," ungkap pemain berpaspor Belgia ini.

Radja Nainggolan Cs punya kesempatan membalas luka yang pernah ditorehkan `The Reds` di masa lalu. Ya, jika merunut ke belakang, tepatnya ke partai final era Piala Champions 1983-1984, Graeme Souness Cs pernah membuat publik Stadion Olimpico meradang lantaran `Il Gialorossi` dipermalukan dengan kekalahan 2-4 lewat drama adu penalti.

Di kubu Liverpool, skipper, Jordan Henderson, menegaskan bahwa timnya tidak memandang remeh AS Roma. Sebab baginya, sebuah tim dikatakan hebat jika mampu mengalahkan Barcelona dengan skor 3-0.

Fakta tersebut membuat Henderson merasa wajib untuk waspada. Dia mengaku telah melihat permainan Roma dan menganggap wakil Italia tersebut memiliki banyak pemain yang bagus.

"Kami pastinya tak akan meremehkan mereka. Bila anda mengalahkan Barcelona 3-0, anda adalah tim yang hebat. Duel ini akan sulit, baik kandang maupun tandang," ujar Henderson dilansir dari ClickLiverpool.com.

"Saya telah melihat mereka berkali-kali, mereka punya pemain dan tim yang sangat bagus. Jadi, ini akan menjadi tes yang berat," tandasnya.

Dalam lima pertemuan terakhir, AS Roma berhasil menang tiga kali atas Liverpool, dan hanya tumbang dua kali. Namun, empat dari lima pertemuan itu digelar bukan dalam ajang resmi.

Terakhir kali Roma bertemu Liverpool dalam partai Liga Champions, adalah pada musim 2001-2002. Ketika itu setelah bermain imbang 0-0 di Olimpico, Gialorossi ditikam 2-0 di Anfield. Hal inilah yang harus diwaspadai Roma.

Ditambah lagi, Roma kurang memiliki sejarah di Liga Champions. Mereka hanya berhasil menembus final kompetisi ini sekali. Sebaliknya, Liverpool adalah juara lima kali. Dalam babak semifinal seperti ini, sejarah bisa sangat berpengaruh.


Head to Head Liverpool vs AS Roma

Total pertemuan: lima kali
Liverpool: Dua kali menang.
AS Roma: Satu kali menang.
Dua kali imbang.


Final Piala Champions 1983/1984 (Roma)
AS Roma 1-1 Liverpool
(extra time; Liverpool menang adu penalti 4-2)

Babak keempat Piala UEFA 2000/2001
AS Roma    0-2 Liverpool
Liverpool  0-1 Roma
Liverpool menang agregat 2-1

Fase grup kedua Liga Champions 2001/2002
AS Roma    0-0 Liverpool
Liverpool  2-0 Roma


Prakiraan susunan pemain
Liverpool (4-3-3):
Lars Karius; Trent Alexander-Arnold, Dejan Lovren, Virgil Van Dijk, Andrew Robertson; Alex Oxlade Chamberlain, Jordan Henderson, James Milner; Mohamed Salah, Roberto Firmino, Sadio Mane
Pelatih: Juergen Klopp

AS Roma (3-5-2): Alisson; Federico Fazio, Kostas Manolas, Juan Jesus; Alessandro Florenzi, Kevin Strootman, Daniele De Rossi, Radja Nainggolan, Aleksandar Kolarov; Patrik Schick, Edin Dzeko
Pelatih: Eusebio Di Francesco
 


Unai Emery Resmi Gantikan Arsene Wenger di Arsenal

Kalahkan Bayern Muenchen, Eintracht Frankfurt Juara DFB Pokal

Chelsea Raih Piala FA Berkat Gol Penalti Hazard

Dua Gol Griezmann Antar Atletico Madrid Juarai Liga Europa 2018