Foto : Anies Baswedan, Zulkifli Hasan dan Hidayat Nur Wahid di Aksi 115. (istimewa)

Orasi di Aksi 115, Anies Baswedan: Indonesia selalu konsisten Yerusalem adalah milik Palestina

Ind | Jumat , 11 Mei 2018 - 13:46 WIB


Publicapos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut bergabung dalam Aksi 115 Bela Palestina di Monas, Jumat (11/5/2018). Dalam kesempatan orasinya, Anies menegaskan dukungan rakyat Indonesia kepada Palestina.

Dikatakan Anies, Indonesia sebagai bangsa yang pernah dijajah harus solid dan komitmen mendukung Palestina.

"Di lapangan ini untuk pertama kalinya sesudah Indonesia merdeka seluruh rakyat berkumpul. Tanah ini adalah tanah yang bebas dari penjajahan. Kali ini rakyat berkumpul mengirimkan pesan kepada dunia, kalau kita terus kirim pesan dan doa ke Palestina," tutur Anies yang mengenakan syal Palestina.

"Ini adalah soal waktu. Kami takan pernah surut dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Indonesia selalu konsisten Yerusalem adalah milik Palestina."

Lebih jauh ia mengatakan, pengorbanan rakyat Pelastina juga menjadi kesedihan umat Muslim di Indonesia. Untuk itu, katanya, komitmen rakyat Indonesia untuk membebaskan Palestina dari segalam bentuk penjajahan akan terus dilakukan.

"Air mata mereka adalah air mata kita. Karena itu jangan pernah menganggap kecil perkumpulan kita di Monas. Ini adalah perjuangan untuk menunjukkan kalau dunia harus bebas dari penjajahan. Dunia akan menyaksikan komitmen membela Palestina tidak pernah turun," paparnya.

Anies mengimbau agar pada saat pelaksanaan salat Jumat, khatib mendoakan Palestina. Selain itu Anies juga mengingatkan kepada masa aksi agar menjaga tempat aksi yakni Monas.

"Kita sedang menorehkan sejarah. Saya mengimbau kepada khatib doakan perjuangan Palestina, kirimkan pesan-pesan sampaikan kepada semuanya bahwa perjuangan Palestina dalah kewajiban bagi kita semua. Insya Allah Baitul Maqdis akan kembali ke Palestina dalam waktu yang singkat. Saat tempat ini dipakai untuk perjuangan maka harus dijaga tempat ini. Insya Allah dari tempat ini akan menulat ke Ibu Kota di Indonesia," tuturnya.


Arskal Salim, Direktur PTKI: Mahasiswa Baru Harus Membekali Diri dengan Need of Achievement

Kemenag: Menjadi Islam dan Indonesia Sangat Penting, Bukan Malah Dipertentangkan

Kemenag Tekankan Sinergi dalam Menangkal Virus Radikalisme di IAIN Lhokseumawe Aceh

PBAK UIN Banten: Mahasiswa PTKIN Adalah Garda Terdepan Moderasi Agama