Foto : Organisasi Muslim di Austria terhadap penutupan tujuh masjid dan mengusir para imam yang didanai Turki

Islamofobia di Austria: 7 Masjid Ditutup, 40 Imam Diusir

Jyg | Senin , 11 Juni 2018 - 22:36 WIB

Publicapos.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengecam keras penutupan 7 masjid dan pengusiran 40 imam dari Austria dengan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk islamofobia.

Langkah Austria tersebut dikhawatirkan akan memicu perang antara "salib dan bulan sabit". "Mereka, di Austria, sekarang terlibat dalam perencanaan dan kalkulasi penutupan masjid-masjid kami di sana. Ke mana hal ini akan mengarah? Saya khawatir langkah yang diambil perdana menteri Austria akan kembali menggiring dunia ke perang salib-sabit," kecam Erdogan.

Pada konferensi pers pada hari Jumat, Kanselir Austria, Sebastian Kurz mengatakan, pemerintah menutup masjid yang didanai Turki dan membubarkan kelompok yang disebut Komunitas Agama Arab, yang menjalankan masjid.

Tindakan pemerintah Austria berasal dari undang-undang 2015, yang melarang pendanaan asing untuk kelompok agama dan mengharuskan masyarakat Muslim untuk memiliki pandangan fundamental positif terhadap negara dan masyarakat Austria.

IGGiOe, yang merupakan organisasi Muslim terbesar di Austria menyatakan keprihatinan. "Wina ingin mendiskreditkan komunitas agama. Kebijakan itu tidak tepat untuk mengendalikan politik Islam dan pada akhirnya akan menyebabkan melemahnya struktur dalam komunitas Muslim di Austria," ucap pemimpin IGGiOe, Ibrahim Olgun dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Al Jazeera pada Senin (11/6/2018).

Olgun juga mengkritik pemerintah karena tidak menginformasikan hal ini sedari awal kepada komunitas atau organisasi Islam di Austria dan untuk mengumumkannya pada Jumat terakhir bulan puasa Ramadhan.

"Solusi harus dikerjakan bersama di atas meja daripada secara sepihak di belakang minoritas Muslim," ungkapnya, sembari menambahkan bahwa pihaknya akan mengadakan audit sendiri terhadap masjid dan personel yang terkena dampak kebijakan sebelum meminta pertemuan dengan pemerintah Austria.


Polisi Temukan 10 Jasad Satu Keluarga Tewas Tergantung, Satu Lainnya Tergeletak

Sering Dihina Suami dan Mertua, Wanita Ini Tega Suguhkan Makanan Beracun ke Ratusan Orang

Bertemu Yahya Cholil Staquf, Netanyahu Klaim Israel Makin Akrab dengan Negara Muslim