Foto : Presiden Jokowi gelar open hous. ( VIVA.co.id/ Eduward Ambarita)
Idul Fitri 2018

Bersandal Jepit, Ajum Datang ke Acara Open House Presiden Jokowi

Jyg | Jumat , 15 Juni 2018 - 18:20 WIB

Publicapos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana, gelar griya (open house) pada perayaan Hari Idul Firti 1439 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (14/6/2018).

Acara tersebut disambut antusiasme masyarakat yang ingin bersilaturrahmi dengan Presiden Jokowi dan Ibu Negara. Ratusan masyarakat pun mendatangi Istana Kepresidenan Bogor.

Masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut sudah mengantri di gerbang 2 Kebun Raya Bogor sejak sekitar pukul 08.00 WIB agar dapat bisa bersilaturahmi dengan Presiden.

"Ini pertama bertemu Presiden, pertama masuk Istana Presiden, saya hanya ingin mengucapkan selamat Idul Fitri saja," kata Ajum Jumhadi salah satu penarik becak yang biasa "mangkal" di kawasan Paledang, Bogor, seperti dilansir antara.news.com.

Ajum datang bersama rekan-rekannya dan mendapat giliran untuk bersalaman dengan Presiden dan Ibu Negara pada sekitar pukul 10.15 WIB. "Buru-buru tadi datang ke sini, ingin silaturahmi dengan Bapak Presiden," tambah dia.

Ajum mengaku tidak punya keinginan lain setelah bertemu dengan Presiden. "Tergantung Presiden mau mesan apa saja," ungkap Ujang yang mengenakan sandal jepit saat masuk ke ruang Teratai Istana Kepresidenan Bogor yang menjadi tempat berlangsungnya gelar griya.

Sedangkan Ujang, petani asal Sukabumi juga mengaku datang karena ingin bersilaturahmi dengan Presiden. "Datang sendiri, tadi salaman langsung, Ya minal aidin saja," kata Ujang.

Ujang pun mengaku bahagia bisa bertemu dengan Presiden. "Ya bahagia sekali. Seumur hidup baru kali ini ketemu," ungkap Ujang.

Ia mengaku datang berjalan kaki, dua hari dua malam. "Berangkat dari hari Rabu, jalan kaki menuju Bogor karena untuk mengirit ongkos lah. Setelah ini ya pulang ke Sukabumi lagi, jalan kaki lagi, nggak ada ongkos saya," tambah Ujang.


Fatayat NU Latih Daiyah Fatayat Se Banten Raya

PBNU: Siapapun yang Ingin Merusak NKRI Akan Berhadapan dengan NU

Kemenag: Idealisme Sifat Luhur Kepahlawanan Yang Harus di Teladani

Kemenag Minta Pimpinan Ormawa PTKIN Taat Aturan