Foto : Jerman perpanjang kutukan juara bertahan yang gagal melewati fase grup. (istimewa)

Jerman dan Cerita Kutukan Juara Bertahan yang Tersingkir di Fase Grup

Jyg | Kamis , 28 Juni 2018 - 05:01 WIB

Publicapos.com - Jerman secara memalukan kalah 0-2 dari wakil Asia, Korea Selatan di laga terakhir Grup F Piala Dunia 2018. Dengan demikian, Jerman mengikuti jejak Prancis, Italia, dan Spanyol sebagai juara bertahan yang gagal lolos dari babak penyisihan grup sejak Piala Dunia 2002 lalu.

Pada perhelatan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, Prancis gagal lolos dari babak penyisihan setelah gagal bersaing dengan Denmark, Senegal dan Uruguay di Grup A.

Kalah 0-1 dari Senegal di laga pembuka, dan ditahan imbang Uruguay 0-0 di laga kedua, Prancis harus takluk dari Denmark 0-2 di laga terakhirnya. Juara bertahan pun gagal melaju dari fase grup dengan koleksi sebiji poin.

Selang delapan tahun kemudian, Italia yang datang ke Afrika Selatan dengan status juara bertahan juga gagal lolos dari babak penyisihan grup. Tergabung di Grup F bersama Paraguay, Slowakia dan Selandia Baru, Gli Azzurri luluh lantak.

Bermain imbang 1-1 di dua laga awal penyisihan grup melawan Paraguay dan Selandia Baru. Fabio Cannavaro Cs disingkirkan Slowakia dengan skor alot 2-3. Dengan perolehan dua poin, Italia pun menempati peringkat buncit dan gagal lolos ke babak 16 besar.

Spanyol keluar sebagai juara setelah di final mengalahkan Belanda dengan skor tipis 1-0 lewat gol tunggal Andres Iniesta pada menit ke- 116 masa perpanjangan waktu pada pertandingan yang digelar di Stadion Johannnesburg (11/7/2014).

Piala Dunia 2014 di Brasil, Spanyol meneruskan kutukan juara bertahan yang gagal lolos dari fase grup. Tergabung di Grup B bersama Belanda Cili, dan Australia, Iker Casillas Cs dipermak 1-5 oleh Belanda di laga pembuka. Kemudian digilas Cili 0-3 di pertandingan kedua. Kemenangan 3-0 atas Australia di laga pamungkas grup pun tak mampu menghindari Tim Matador lepas dari kutukan.

Trofi World Cup sendiri akhirnya diraih oleh Jerman setelah, Philipp Lahm Cs mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final yang berlangsung di Stadion Maracana (14/7/2014). Gol tunggal kemenangan Die Mannschaft dicetak oleh Mario Goetze pada menit ke- 113 masa perpanjangan waktu.

Jerman jadi juara bertahan teranyar yang meneruskan tradisi. Tergabung di Grup F. Der Panzer dikalahkan Meksiko 1-0 pada laga pembuka. Menang atas Swedia 2-1 di laga kedua. Namun takluk 0-2 secara memalukan dari Korsel di partai terakahir grup.

Tercatat, hanya Brasil juara bertahan yang lolos dari kutukan. Datang ke Piala Dunia 2006 di Jerman, tim Samba justru melangkah mulus melakoni laga di Grup F. Mengalahkan Kroasia 1-0 di laga pembuka, Cafu Cs terlalu digdaya bagi Australia yang mereka kalahkan dengan skor 2-0. Di laga terakhir, Brasil malah menghajar Jepang 4-1.

Perjalanan Brasil terhenti di babak perempatfinal setelah dikalahkan Prancis dengan skor tipis 0-1. Italia akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Prancis lewat adu penalti di partai puncak.


Pecahkan Rekor The Largest Poco-Poco Dance, Ibu-ibu DWP Matangkan Persiapan

Cerita Menarik Lalu Muhammad Zohri, Dari Insiden Bendera Hingga Makanan Sebelum Bertanding

Menang Tos-tosan Atas Denmark, Kroasia Tantang Rusia di Perempat Final