Foto : Billboard Wakil Bendahara Partai Golkar DPD I Prov. Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, SH, M.Kn dan unsur Fraksi Partai Golkar Labuhanbatu Utara, Hendriyanto, SE

Anak Bupati Curi Start Kampanye, Panwas Labura Ompong

rhr | Minggu , 15 Juli 2018 - 17:15 WIB

Publicapos.com - Anak Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) yang juga Wakil Bendahara Partai Golkar DPD I Prov. Sumut, Erni Ariyanti Sitorus, SH, M.Kn dan unsur Fraksi Partai Golkar Labuhanbatu Utara, Hendriyanto, SE telah curi start kampanye Pemilihan Legislatif 2019.

Hal ini dikuatkan oleh sejumlah spanduk dan billboard keduanya yang tesebar di beberapa titik di Labura. Atas dasar itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Labura diminta tegas dalam menangani partai politik maupun kader yang mencuri start kampanye.

"Menjelang Pilkadasu kemarin semua alat peraga diturunkan Panwaslu Labura. Namun untuk gambar di atas, Panwas punya pengecualian, ataukah Panwas tidak berani karena hal tersebut berhubungan dengan bupati?" kata Ketua Garda Bangsa Labura, Syafii Hasibuan, melalu pesan rilisnya, Minggu (15/7/2018).

Sebagaimana penjelasan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), bahwa para bakal calon legislatif (caleg) belum boleh melakukan kampanye. Berdasarkan PKPU tahapan Pemilu 2019, kampanye untuk parpol baru dilaksanakan 23 September 2018-13 April 2019.

Ketika dikonfirmasi kepada Panwas Labura, sekilas Panwas tidak begitu tegas terhadap keberadaan billboard Erni Ariyanti Sitorus dan Hendriyanto. Hal ini menguatkan dugaan bahwa Panwas Labura tidak punya nyali (ompong) untuk menurunkan spanduk tersebut.

"Golkar sudah disurati, Satpol PP sudah, sesuai UU Pemilu, partai dan pemerintah yang menurunkan bahan sosialisasi," jelas Anto salah satu unsur Panwas Labura.

Menanggapi akan hal itu, Syafii tidak ingin masuk ke dalam urusan pemerintah soal teknis penanggung jawab penurunan billboard tersebut. Menurutnya, Panwas tidak berani tegas dan hanya cuci tangan melihat kondisi itu.

"Panwas harus tegas terhadap itu, kalau tidak, Panwas bisa diduga memihak, dan bisa dipastikan kedepan, Panwas tidak netral dalam Pileg mendatang. Ini melukai demokrasi, masyarakat faham akan hal itu," tandasnya. (rhr)


Maju Caleg DPRD Jatim, Ufiq Zuroidah Optimis Isi Kuota 30 Persen Perempuan

Nyaleg di Jateng III, Waketum Grind: Membangun Indonesia Melalui Pendidikan

Adakan 4 Pilar, Rambe Kumpulkan Caleg Partai Golkar Labusel dan Paluta