Foto : Sambutan Pengurus Fatayat NU di acara Pelatihan Da’iyah Se-Banten

Fatayat NU Latih Daiyah Fatayat Se Banten Raya

rhr | Kamis , 06 Desember 2018 - 18:10 WIB

Publicapos.com - Aksi kekerasan atas nama agama yang sering terjadi di negeri ini nampaknya sulit untuk diredam. Konteks gerakan radikal islam ditimbulkan karena adanya ketidakpahaman terhadap esensi agama, serta imaji untuk mendirikan kekuasaan islam.

Hal ini menimbulkan kecenderungan untuk memiliki pandangan hitam putih sehingga mudah menyalahkan yang lain dan akan memicu kekerasan atas nama agama. Sulitnya menghilangkan faham radikalisme sama sulitnya dengan menghilangkan kemiskinan dan kebodohan.

Solusi efektif untuk menangkal radikalisme islam adalah dengan pemahaman terhadap islam kultural sebagaimana yang pernah dilakukan oleh para Wali Songo dalam dakwahnya baik dalam keberagamaan maupun strategi dakwah tanpa menghapuskan tradisi masyarakat.

Atas dasar itu, Pengurus Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Banten memandang perlu untuk menyelenggarakan pelatihan bagi da’iyah dalam upaya mendakwahkan Islam yang rahmatan lil’aalamiin dalam rangka menjaga NKRI dari berbagai ancamannya, mulai dari soal maraknya radikalisme hingga pemanfaatan media sosial untuk penyebaran hal-hal yang bermuatan negatif.

Dengan tema “Penguatan Da’iyah Fatayat NU sebagai Penjaga NKRI melalui Da’wah Islam Rahmatan Lil’aalamiin Berlandaskan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah“. Acara ini dihadiri seluruh daiyah dan Pimpinan Cabang Fatayat NU se-Banten Di hotel Marilyn BSD Serpong Tangerang selatan selama 3 (tiga) hari 3-4 November 2018.

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Fatayat NU Banten Hj. Miftahul Janah MSi, Ketua Tanfidziyah NU Banten KH Bunyamin, Asdep Bidang Kepemudaan Kemenpora, Abd Rofur, Ketua Tanfidziyah NU Kota Tangsel KH Moh Thohir, Ketua KNPI Banten, Polda Banten Bid Reskrimum Kompol Jaya Suganda, Sekum PP Fatayat NU dan seluruh PC Fatayat NU se-Banten.

Acara ini bertujuan membentuk para da’iyah Fatayat NU yang berkualitas di era milenial yang berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah dan mampu menguatkan kualitas pemahaman para da’iyah agar terhindar dari nilai-nilai radikalisme dan berbagai ancaman yang dapat merusak NKRI.

Selain itu, juga meningkatkan ketrampilan para da’iyah mengenai metode dan cara-cara berdakwah agar lebih dapat diterima oleh masyarakat serta dapat memberikan problem solving terhadap berbagai permasalahan masyarakat yang ada.


PBNU: Siapapun yang Ingin Merusak NKRI Akan Berhadapan dengan NU

Banjir Bandang Mandailing Natal Sapu 29 Siswa dan Puluhan Rumah Warga

PBAK UIN Banten: Mahasiswa PTKIN Adalah Garda Terdepan Moderasi Agama