Foto : 1.436 kotak suara rusak terkena air hujan (Antara)

1.436 Kotak Suara di Cirebon Rusak Terkena Air Hujan

Ant/Admin | Selasa , 12 Februari 2019 - 15:40 WIB

Publicapos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengungkap, sebanyak 1.436 kotak suara tidak direkomendasikan untuk digunakan pada saat Pemilu lantaran mengalami penurunan kualitas akibat rusak terkena air hujan.   

"Hasil pengawasan kita menemukan sampai hari Senin jam 00.00 WIB terdapat 1.436 kotak suara yang terkena air hujan," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir di Cirebon, Selasa (12/2/2019).

Dia menuturkan, selain itu juga ada beberapa kotak suara yang sudah hancur akibat tergenang air hujan, sehingga kata Abdul, Bawaslu sudah memberikan rekomendasi dalam hal penggantian. "Kita sudah meminta ke KPU untuk mengganti kotak suara tersebut," ujarnya.

Dari hasil pengawasan Bawaslu kata Abdul, gudang penyimpanan logistik Pemilu 2019 yang berada di Kecamatan Plumbon itu terdapat 14 titik bocor dibagian atap dan juga adanya saluran air yang bisa masuk ke dalam gudang.

Tidak hanya itu, gudang penyimpanan logistik juga permukaan lantainya lebih rendah dari pada teras atau halaman, sehingga air hujan sangat mudah masuk kedalam gudang.

"Setelah kita cek ternyata ada 14 titik kebocoran bagian atap ada juga luapan dari teras dan selokan air," tuturnya.

Abdul menilai gudang tersebut tidak layak dijadikan tempat penyimpanan logistik Pemilu, karena kondisinya tidak sesuai dengan SOP yang berlaku.

"Gudang tidak layak dan aman untuk dijadikan tempat penyimpanan kotak suara, kami sudah merekomendasikan untuk memindahkan logistik ke tempat lain," katanya.


Masyarakat Indonesia Masih Buta Alquran, Kota Cirebon Gelar Nusantara Mengaji

Saber Pungli Jabar OTT Oknum PNS Cirebon

Libur Akhir Pekan Tol Cirebon Lancar