Foto : Kabid LH dan Ketum kohati
Gelar Acara Selamatkan Situ Kuru, HMI Ciputat Minta Walikota Evaluasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Tangsel

Gelar Acara Selamatkan Situ Kuru, HMI Ciputat Minta Walikota Evaluasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Tangsel

ras | Kamis , 21 Februari 2019 - 19:30 WIB

Publicapos.com - Bidang Lingkungan Hidup Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Ciputat mengadakan diskusi publik yang di namai dengan Musyawarah Lintas SKPD/OPD Se-Kota Tangerang Selatan dengan pokok pembahasan mengenai kondisi Situ Kuru saat ini. Situ Kuru merupakan salah satu situ dari sembilan situ di daerah Tangerang Selatan yang kondisinya saat ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat pada Rabu (20/02/2019).
 
Dengan Hastag #GerakanSelamatkansitukuru dan Tema “Mengembalikan Fungsi Situ Kuru Sebagai Sumber Kehidupan Masyarakat” Bidang Lingkungan Hidup HMI mengundang hampir semua SKPD/OPD di Tangerang selatan termasuk Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) untuk memberikan pandangan dalam acara musyawarah itu.
 
Namun meskipun undangan telah dikirim, kenyataannya tidak semua undangan itu dipenuhi oleh semua instansi-instansi terkait yang menerimanya. Dinas Lingkungan Hidup Tangerang Selatan salah satu instansi yang tidak memenuhi undangan itu, Dinas yang sangat diharapkan hadir untuk memberikan penjelasan tentang kondisi Situ Kuru saat ini ternyata tidak ada satupun perwakilan dari mereka.
 
Ketua Bidang Lingkangan Hidup  HMI Cabang Ciputat Muara Torang Hadomuan Siregar menilai ketidak hadiran dinas-dinas itu artinya tidak mempunyai komiten untuk mengatasi permasalahan situ kuru, khususnya dinas LH Tangsel. 
 
“Sebenarnya kita sudah mengundang hampir semua OPD dan SKPD Se Tangsel, termasuk Dinas Lingkungan hidup yang seharusnya bisa hadir hari ini memberikan penjelasan kepada kita semua. Namun kenyataannya Dinas Lingkungan Hidup tidak datang artinya tidak peduli dengan lingkungan yang berada dalam wilayahnya dan tidak mempunyai komitmen untuk mengatasi Sampah, Limbah dan membangun situ kuru kedepan.” Ujarnya saat memberikan kata sambutan dalam acara musyawarah itu.
 
Torang juga mengatakan bahwa tidak hanya dengan surat undangan upaya untuk menghadirkan SKPD/OPD khususnya Dinas Lingkungan Hidup. Namun dengan menghubungi lewat media telepon genggam, chat via whatshap bahkan langsung bertemu di kantor Dinas Lingkungan Hidup juga terus dilakukan agar bisa hadir.
 
“Tidak hanya dengan surat undangan upaya kita untuk menghadirkan mereka. Tapi dengan berkali-kali menghubungi lewat media telepon meminta kepastian untuk kehadiran dalam acara ini, kenyataanya ada yang mengatakan datang tapi hari ini tidak datang. Bahkan ada yang tidak sama sekali berniat untuk membalas termasuk Dinas Lingkungan Hidup berkali-kali di hubungi tapi tidak ada balasan.” Pungkas Torang.
 
Bukan hanya Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Ciputat yang mengharapkan kehadiran Dinas Lingkungan Hidup Tangsel melainkan semua pihak yang memenuhi undangan itu juga sangat berharap datang. Termasuk dari pihak BBWS Ciliwung Cisadane.
 
“Seharusnya Dinas Lingkungan Hidup juga hadir untuk ikut diskusi bersama kita disini” ujar salah satu dari pihak BBWS CC yang menghadiri acara itu pada saat berbicara sebagai narasumber.
 
Dari tiga belas undangan yang disebar untuk dapat menjadi narasumber dalam diskusi itu yang dapat menghadiri hanya lima pihak yaitu dari BBWS CC, Dinas Pekerjaan Umum Tangsel, Dinas Pariwisata Tangsel, Dinas Kesehatan Tangsel, Satpol PP Tangsel. Sementara yang tidak memenuhi undangan itu adalah pihak Dinas Lingkungan Hidup Tangsel, Rektor UIN Jakarta, BAPPEDA Tangsel, Dinas Perumahan, kawasan permukiman dan Pertanahan Tangsel, Kepala Camat Ciputat Timur.
 
Pihak-pihak yang hadir mengatakan siap untuk memperbaiki situ kuru pada saat ditanya dalam sesi diskusi. Dan siap untuk Membangun Komitmen Bersama untuk situ kuru, LH HMI Ciputat memberikan 5 Pakta Integritas untuk di tanda tangani sebagai bukti bahwa pihak-pihak tersebut siap membangun komitmen bersama dalam keberlangsungan situ kuru. Pakta integritas tersebut di tanda tangani pada akhir acara.
 
Sementara Kabid Lingkungan Hidup HMI Cabang Ciputat Mengatakan dinas Lingkungan Hidup mempunyai semangat Utopis dalam menangani persoalan lingkungan dan menyerukan kepada walikota tangerang selatan agar segera mengevaluasi fungsi kelembagaan dan kinerja aparatur tersebut. saat di minta pendapatnya setelah acara berakhir tentang ketidak hadiran dinas itu.
 
“Dengan Ketidak hadiran Dinas Lingkungan Hidup hari ini, dapat kita ketahui bahwa semangat mereka adalah semangat Utopis, kami dari HMI Ciputat minta ibu walikota evaluasi kinerja Dinas Lingkungan Hidup Tangsel” ungkapnya.
 
Pemerintah Kota Tangerang Selatan Seharusnya mendukung mahasiswa karena dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti yang dilaksanakan oleh HMI Ciputat artinya mahasiswa masih sadar peran mereka sebagai mahasiswa. Pemerintah yang seharusnya lebih sadar dari mahasiswa akan tanggung jawabnya. (ras)


HMI Ciputat Gelar Acara Selamatkan Situ Kuru

PPDB dan Simpetas Bermasalah, BARA API Siap gruduk Dinas Pendidikan Tangerang Selatan

Astagfirulloh... Oknum Guru Lakukan Hubungan Intim dengan Murid Hingga Melahirkan