Foto : istimewa

Sambut Hari Raya Nyepi, Pawai Ogoh-Ogoh Jadi Wisata Yang Menarik Di Desa Galengdowo

kis | Rabu , 06 Maret 2019 - 18:00 WIB

Publicapos.com - Gelaran pawai ogoh-ogoh masyarakat hindu di Desa Galengdowo Kecamatan Wonosalam Kabuapten Jombang dalam menyambut hari Raya Nyepi menjadi salah satu atraksi wisata yang meriah dan unik.

Ada belasan ogoh-ogoh yang diarak berkeliling desa oleh warga, sehingga menarik animo masyarakat setempat bahkan luar Kabupaten Jombang untuk menyaksikannya. Ribuan orang berdesakan memadati sepanjang ruas jalan demi menyaksikan festival tahunan yang digelar masyarakat hindu galengdowo.

Dengan bentuk yang bermacam-macam dan unik, memancing banyak penonton untuk mengabadikan moment yang tidak bisa dinikmati setiap hari tersebut dengan mengunakan camera atau gadget mereka. Selain itu ada juga bentuk ogoh-ogoh yang sangat kekinian sehingga menimbulkan decak kagum penonton.

Walau sempat diguyur hujan tak menyurutkan semangat peserta pawai untuk menunjukkan keahliannya dalam memikul dan menampilkan berbagai atraksi ogoh-ogoh. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun juga tak mau kalah dengan ambil bagian memamerkan kehaliannya dengan membawa ogoh-ogoh mirip serial kartun upin-ipin yang tentunya mengundak gelak tawa penonton.

Patut disayangkan dibelakang arak-arakan terakhir, segerombolan anak muda bermotor dengan kenalpot nyaring merusak kesakralan acara dengan memainkan gasnya sehingga timbul suara bising. Sungguh pemandangan yang kontra produktif dengan gelaran acara yang sebenarnya sangat bagus dan sakral.

Ogoh-ogoh yang selesai diarak berkeliling tersebut berakhir disebuah titik, yang aman dikumpulkan untuk dibakar. Sebagai bentuk pembakaran terhadap angkara murka, hawa nafsu dan sebagai tolak balak. Sebelum dibakar ogoh-ogoh tersebut ditaburi air suci oleh pemangku, untuk mengusir roh-roh jahat agar tidak menggangu masyarakat hindu saat merayakan nyepi.

Acara pawai ogoh-ogoh ini selain menjadi ritual keagamaan juga menjadi aset tersendiri bagi Kabupaten Jombang karena memancing banyak animo masyarakat dari berbagi tempat. Maka dari itu Perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jombang, saat dikonfirmasi mengatakan even positif yang menarik animo masyarakat luas harus terus dilestarikan sebagai bentuk promosi apalagi di Kecamatan Wonosalam sudah diplot menjadi daerah tujuan wisata di Kabupaten Jombang.

“Harapanya kedepan wisata religi pawai ogoh-ogoh akan menjadi daya tarik khusus, yang menarik minat wisatawa tidak hanya domestik tetapi juga luar negeri. Sebab selain mayoritas muslim di kota yang berjuluk Kota Santri, Jombang juga akan dikenal sebagai kota toleran terhadap non muslim dengan adanya berbagai even keagaman yang berjalan meriah dan aman. Oleh karenanya selalu ada evaluasi sebelum dan pasca diselegarakanya acara tersebut,”Tutur Andik.

 


Tol Pandaan-Malang Baru Bisa Dinikmati Warga Malang Raya Lebaran 2018

Risma Ajak Warga Surabaya Siapkan Kompetensi Diri Hadapi Tantangan Global

HMI Labuhanbatu Raya Minta DPRD Tegas Terkait Paham Komunis