Foto : Kanwil Kemenag NTB Bersama Prof. Dr. Nasaruddin Umar

Kakanwil Kemenag NTB: Tempat Ibadah Jangan Digunakan Untuk Berpolitik dan Menyebar Informasi Hoax

rhr | Jumat , 15 Maret 2019 - 18:12 WIB

Publicapos.com - Menjelang Perhelatan Akbar pada tanggal,17 April 2019, kita bangsa Indonesia dari Sabang hingga Merauke akan gelar pesta demokrasi yaitu Pileg dan Pilpres secara serentak.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil)  Kementerian Agama (Kemnag) Nusa Tenggara Barat ( NTB ) Haji Nasruddin S.Sos. M.Pdi disela -sela kesibukan, pada Jumat  (15/3) di Mataram.

"Tempat tempat ibadah itu jangan digunakan untuk berpolitik dan jangan pula digunakan menyebar Hoax," terangnya.

Kakanwil Kemnag yang santun ini menjelaskan, pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres tersebut harus kita sambut dengan gembira.Jangan saling bermusuhan, jangan tebarkan fitnah atau Hoax.

"Tempat tempat suci itu misalnya antara lain Masjid, Mushollah, Kleteng,Pura, Gereja dan lain lain, jangan digunakan  untuk kepentingan politik," katanya.

Bahwa untuk menghargai dan menghormati pesta demokrasi Pileg dan Pilpres secara jujur dan adil (Jurdil) tersebut, putra Indonesia kelahiran Lotim NTB ini mengingat kepada semua tokoh tokoh Agama/Pengurus dan Takmir Masjid.

Pengurus Gereja, Pengurus Pura, Pengurus Klenteng dan lain lain agar tempat tempat ibadah tidak disalah gunakan.

"Tetapi tempat tempat suci itu lanjut Kakanwil yang berwajah ganteng ini hanya digunakan untuk kepentingan beribadah kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa  tegasnya," jelasnya.

Diingatkan pula bahwa tempat tempat suci itu harus kita menjaga netralitas dan kenyamanan ummat untuk beriadah kepada Allah SWT. (rhr)


Jelang Pemilu, Andi Suhaimi Himbau Masyarakat Hentikan Penyebaran Berita Hoax