Foto : Cak Imin dan petinggi PKB temui Gubernur Bali Wayan Koster

Bersama Para Menteri PKB Cak Imin Temui Gubernur Bali

rhr | Kamis , 11 Juli 2019 - 15:20 WIB

Publicapos.com - Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan tiga menteri kabinet kerja dari PKB menemui Gubernur Bali Wayan Koster di rumah dinasnya. Bahas apa?

Para menteri yang hadir adalah Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir; Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri; serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Selain itu, ada beberapa pengurus PKB yang ikut serta.

"Pagi ini saya bersilaturahmi dengan Pak Gubernur untuk permisi akan dilaksanakannya muktamar PKB di Bali tanggal 20 Agustus yang insyaallah akan dibuka pak presiden. Kami minta izin agar didukung, diberi suasana yang kekeluargaan dalam pelaksanaan muktamar 20 Agustus," kata Cak Imin di Denpasar, Bali, Kamis (11/7/2019).

Cak Imin mengatakan ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam muktamar PKB tersebut salah satunya soal pemilihan ketua umum. Namun Cak Imin belum mau buka suara soal siapa saja kandidat yang masuk bursa caketum PKB.

"Muktamar itu memilih ketua umum, membahas anggaran rumah tangga, dan rekomendasi-rekomendasi. (Kandidatnya) Belum tahu nanti terserah pengurus daerah," jawabnya.

Pertemuan Koster, Cak Imin dan para kader PKB tersebut berlangsung cair dan dilanjutkan dengan makan siang bersama. Koster mengatakan pihaknya siap mendukung agenda Muktamar PKB yang bakal digelar pada 20-22 Agustus 2019 di Hotel Westin, Nusa Dua.

"Pada intinya beliau akan mengadakan muktamar di Bali tanggal 20-22 Agustus di Hotel Westin, Nusa Dua. Beliau mohon dukungan dan partisipasi saya menyambut, merespons, dan akan memberi dukungan pada muktamar PKB. Kita akan back up apa-apa yang dibutuhkan karena waktu saya maju gubernur beliau memberi dukungan pasangan saya Cok Ace," terang Koster.


Ratusan Santri Long March 320 Kilometer Dukung Cak Imin Jadi Cawapres

Pilkada Serentak 27 Juni, Libur Nasional atau Tidak? Begini Penjelasan Menteri Tjahjo

Menteri Ryamizard Ingatkan Prajurit TNI untuk Jaga Netralitas