Foto : istimewa

Kebijakan Baru, Paskibraka 2019 Putri Bakal Mengenakan Celana Panjang

kis | Senin , 29 Juli 2019 - 17:24 WIB

Publicapos.com – Bakal ada yang baru dalam penampilan Anggota Paskibraka 2019 putri pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-74 di Istana Negara, 17 Agustus 2019. Anggota Paskibraka putri akan mengenakan celana panjang saat menjalankan tugasnya.
 
Berdasarkan reportase tirto.id seragam Anggota Paskibraka (istilah yang dicetuskan Idik Sulaeman 1973 lalu) terinspirasi dari busana Angkatan Bersenjata AS. Para pria mengenakan jas dan celana putih dengan dalaman pull over berwarna merah putih. Paskibraka wanita mengenakan jas dengan warna dan model serupa yang dipasangkan dengan rok dan juga kaus dalam berwarna merah-putih. Warna yang mewakili warna bendera Indonesia.
 
Kebijakan baru Kemenpora tersebut bisa disebut tonggak sejarah baru dalam sejarah Paskibraka di Indonesia. Lantas apa alasannya?
 
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh menjelaskan alasan perihal perubahan ketentuan tersebut.
 
“Yang peserta putri dimungkinkan pakai celana panjang. Ini salah satu keputusan dalam rapat koordinasi pelaksanaan diklat Paskibraka 12 Juli yang lalu, yang diikuti oleh pihak-pihak terkait. Bukan keputusan sepihak. Ini juga didasarkan pada Perpres yang baru,” kata Niam.
 
Sebelum Diklat Paskibraka 2019 dilaksanakan, sejumlah pihak yang terdiri dari panitia, pembina, dan pelatih dari Garnisun, dari Setpres, Kementerian Kominfo, Kemenpora, dan sejumlah pihak terkait menggelar rapat. Dalam pertemuan ini, dibahas waktu pelatihan, pendidikan, sampai waktu bertugas.
 
Salah satu yang menjadi pembahasan, lanjutnya, ialah terkait seragam anggota Paskibraka Nasional 2019 putri.
 
“Rapat saya pimpin langsung. Agendanya adalah persiapan diklat paskibraka. Salah satu subagenda pembahasan adalah soal seragam. Soalnya, dulu pernah ada yang kebesaran, dan ada yang ngepres. Makanya perlu diperhatikan secara serius,” terang Niam.
 
Niam melihat kondisi ini sangat penting karena kepala sekretariat presiden (kasetpres) saat ini sangat detail dan teliti.
 
Penjelasan ini sekaligus menepis berbagai spekulasi dan rumor yang dikaitkan dengan sentimen kelompok yang dilakukan oleh beberapa orang yang belum paham, atau salah paham.


Silaturrahmi Kebangsaan, Lima Ribu Jamaah Doa Bersama untuk Negeri

LAKSI: Kami Dukung Kapolri dalam Penegakan Hukum kepada Peluku Hoax

Anggota DPR RI Ajak Kaum Ibu Tanamkan Akhlak Mulia Pada Generasi Muda